MUBES I Sukses Digelar, IPPMAWA Resmi Terbentuk: Tonggak Baru Gerakan Pemuda Waturempe Menuju Desa Progresif Desa Waturempe, Kecamatan Tiworo Kepulauan, Kabupaten

Distroyer.id Muna Barat – Musyawarah Besar I (MUBES I) Ikatan Pelajar, Pemuda, dan Mahasiswa Waturempe (IPPMAWA) sukses digelar pada 25 Maret 2026 di Gedung Serbaguna Desa Waturempe. Kegiatan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi masyarakat desa, khususnya generasi muda, dalam membangun wadah kolektif yang terorganisir dan visioner.

Momentum ini menandai lahirnya IPPMAWA sebagai organisasi resmi pertama yang menghimpun pelajar, pemuda, dan mahasiswa Desa Waturempe dalam satu kesatuan gerakan. Kehadirannya diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam mendorong perubahan sosial yang lebih progresif di lingkup Setiworo Raya.

Kegiatan MUBES I tersebut berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat. Hal ini mencerminkan tingginya antusiasme serta kesadaran kolektif akan pentingnya organisasi sebagai ruang konsolidasi gagasan dan gerakan.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Camat Tiworo Kepulauan, La Ode Abdul Muin, S.T, yang secara resmi membuka kegiatan. Turut hadir pula mantan Ketua Kosma Tikep, La Ode Ato, S.Pd, Ketua BPD Desa Waturempe, Ketua Tokoh Adat, serta perwakilan tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Kehadiran senior mahasiswa Waturempe, Bung Zul Zaman, S.Sos., M.Sos., yang juga merupakan mantan Ketua GMNI Kota Kendari periode 2015–2018, semakin menambah bobot intelektual dalam forum tersebut. Ia memberikan dukungan moral sekaligus dorongan pemikiran kritis bagi arah gerak organisasi ke depan.

Dalam forum MUBES I yang berlangsung demokratis, Bung Johan Fatri resmi terpilih sebagai Ketua Umum IPPMAWA. Proses pemilihan yang transparan ini menunjukkan komitmen awal organisasi dalam menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan keterbukaan.

Dalam pernyataannya, Bung Johan Fatri menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan IPPMAWA sebagai organisasi yang aktif, progresif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Ia menekankan bahwa IPPMAWA ke depan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang konsolidasi ide dan gerakan sosial yang mampu menjawab berbagai persoalan di Desa Waturempe secara konkret dan berkelanjutan.

“Hadirnya IPPMAWA harus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat serta menjadi agent of control dalam proses pembangunan desa. Organisasi ini tidak boleh hanya menjadi simbol, tetapi harus hadir sebagai kekuatan yang aktif, kritis, dan solutif,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bung Johan juga memberikan penegasan kepada aparat pemerintah desa agar senantiasa menjalankan tugas dan kewenangannya secara transparan dan akuntabel. Ia menilai, tata kelola pemerintahan yang baik merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkeadilan.

Dukungan penuh dari masyarakat Desa Waturempe menjadi energi besar bagi IPPMAWA untuk terus bergerak dan berkembang. Harapan besar disematkan agar organisasi ini mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial sekaligus memperkuat solidaritas antar generasi muda.

Dengan terbentuknya IPPMAWA, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian moral, kepedulian sosial, serta komitmen kuat dalam membangun Desa Waturempe menuju masa depan yang lebih maju, mandiri, dan berkeadilan.

Penerbit: Ball

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top