
BOMBANA Senin, 8 Juni 2026 – Beredarnya video yang memperlihatkan aktivitas penambangan emas di Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, kembali menyoroti persoalan pengawasan sektor pertambangan di daerah tersebut.
Video berdurasi sekitar 22 menit yang beredar di media sosial itu memperlihatkan sejumlah orang melakukan aktivitas penggalian dan pengolahan material yang diduga mengandung emas. Dalam rekaman tersebut tampak penggunaan peralatan tradisional, mesin pompa air, serta sejumlah sarana pendukung lainnya yang diduga digunakan dalam kegiatan penambangan.
Kemunculan video itu memicu perhatian masyarakat karena aktivitas pertambangan di Bombana selama ini kerap menjadi perbincangan terkait aspek legalitas, keselamatan kerja, serta dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Pengamat kebijakan publik menilai pemerintah daerah dan instansi terkait perlu segera melakukan verifikasi lapangan guna memastikan status aktivitas yang terekam dalam video tersebut. Langkah itu dinilai penting untuk memberikan kepastian informasi kepada masyarakat sekaligus mencegah berkembangnya spekulasi di ruang publik.
Selain menyangkut kepatuhan terhadap regulasi, aktivitas pertambangan juga berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Karena itu, pengawasan yang efektif menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan kegiatan pemanfaatan sumber daya alam berjalan sesuai ketentuan hukum dan tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun lingkungan.
Hingga saat ini belum terdapat pernyataan resmi dari pihak berwenang mengenai status hukum aktivitas yang terekam dalam video tersebut. Upaya konfirmasi kepada sejumlah pihak terkait masih terus dilakukan.
Publik kini menantikan langkah pemerintah dan aparat penegak hukum untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh serta menyampaikan hasilnya secara transparan.
Kepastian sikap dinilai penting guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum dan tata kelola pertambangan di daerah.


