Asri grandong: Ketua LSM PRIBUMI,ketua POSPERA BOMBANA, Eks Sekretaris IMPPERMOL

 

Bombana – ‎tindakan represif Kapolres Bombana beserta jajarannya terhadap para demonstran adalah tamparan telak bagi demokrasi di Kabupaten Bombana. Kapolres Bombana sewenang-wenang terhadap mahasiswa yang menyuarakan keadilan untuk mendapatkan Infrastruktur jalan yang layak di kecamatan mata oleo.

‎terlihat dengan jelas di video viral di media sosial tentang tindakan represif Kapolres Bombana dalam mengawal jalannya demontrasi yang di lakukan oleh mahasiswa IMPPERMOL ini adalah kejahatan yang nyata terhadap demokrasi di negri ini.

‎Demonstran datang membawa keluhan masyarakat, bukan Datang membawa Bom, bukan senjata Mereka Bukan Teroris Bukan pula Koruptor Tapi yang mereka terima adalah intimidasi dan ancaman. Ini bukan pengamanan aksi. Ini adalah PEMBUNUHAN KARAKTER terhadap kebebasan berpendapat yang dijamin UUD 1945 Pasal 28 dan UU No. 9/1998.

‎Asri Grandong, Yang pada zamannya di Gelar Sebagai Singa Podium bahwa Atas peristiwa biadab ini, ia MENGECAM KERAS dan MEMINTA KEPADA POLRI, POLDA (PROPAM) MENCOPOT DAN MEMBERIKAM SANKSI ETIK KAPOLRES BOMBANA DAN MENONAKTIFKAN DIA SEBAGAI ANGGOTA POLRI

‎Kami tegaskan: Rasa takut sudah kami kubur. Leluhur kami Tidak pernah mengajarkan kami untuk takut dalam menghadapi Persoalan apapun Setiap pukulan yang mendarat di tubuh kaum tertindas akan berbalik menjadi pukulan moral yang menghancurkan legitimasi kalian.

‎Kepada Kapolres Bombana, dengar ini: Rakyat Bombana tidak bodoh. Rakyat Bombana tidak lemah. Dan rakyat Bombana tidak akan pernah tunduk pada siapapun yang mengobrak Abrik demokrasi

‎Jika tuntutan tidak dijawab, maka jalanan akan menjadi pengadilan rakyat. Dan sejarah akan mencatatmu sebagai Kapolres yang mengkhianati sumpah Tribrata.

‎HIDUP RAKYAT! MATI REPRESIF! COPOT KAPOLRES BOMBANA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top